April 06, 2016

Pengaruh dan Pemanfaatan Teknologi Informasi


Teknologi tidak dapat terlepas dengan kehidupan manusia. Perannyapun sangat dominan, selama manusia mempunyai kesulitan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dan berusaha memecahkannya, maka disitulah teknologi akan menjadi solusi. Teknologi komunikasi dan informasi(TIK) adalah topik yang selalu hangat dan berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Kebutuhan manusia akan informasi yang aktual dan mudah diakses, menjadi landasan bagi perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
Istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektronis(electronic data processing). Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras(hardware) dan perangkat lunak(software), komputer, komunikasi, dan elektronik digital.[1]
Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia saat ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan dimana memberikan andil besar terhadap perubahan–perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, pendidikan, trasportasi, kesehatan dan penelitian.
Bahkan teknologi informasi menjadi salah satu faktor terjadinya konstruksi sosial. Tahap pertama adalah konstruksi pembenaran, sebagai suatu bentuk konstruksi media massa yang terbangun di masyarakat yang cenderung membenarkan apa saja yang ada (tersaji) di media massa sebagai sebuah realitas kebenaran. Dengan kata lain, informasi media massa sebagai otoritas sikap untuk membenarkan sebuah kejadian. Tahap kedua adalah kesediaan dikonstruksi oleh media massa, yaitu sikap generik dari tahap pertama. Bahwa pilihan seseorang untuk menjadi pembaca media massa adalah karena pilihannya untuk bersedia pikiran-pikirannya dikonstruksi oleh media massa. Tahap ketiga adalah menjadikan konsumsi media massa sebagai pilihan konsumtif, dimana seseorang secara habit tergantung pada media massa. Media massa adalah bagian kebiasaan hidup yang tak bisa dilepaskan. Pada tingkat tertentu, seseorang merasa tak mampu beraktivitas apabila apabila ia belum membaca koran[2].
Di dunia pendidikan sejarah, teknologipun memiliki konstribusi yang besar. Digitalisasi arsip, artefak, ataupun benda kuno lainnya memungkinkan para sejarawan melakukan penelitian, tanpa langsung tinjauan ke lapangan. Selain itu litertatur yang disediakan oleh Jurnal online memperbanyak pustaka yang kita miliki. Namun realitanya, dalam proses penelitian tersebut tidak luput dari praktek kecurangan. Banyaknya orang yang mempublikasikan makalahnya, membuat para peneliti asal copy-paste hasil karya orang lain. Hal tersebut yang membuat pengguna menjadi malas dalam mencari sumber primer.
Solusi yang ditawarkan teknologi informasi dan komunikasi tentunya dapat menguntungkan bahkan dapat memberi kerugian bagi pengguna. Tergantung kita selaku pengguna menggunakannya dengan bijak. ARS
[full_width]








[1] https://66fadli.wordpress.com/?s=peran+teknologi
[2] The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge (1966, Peter L berger dengan Thomas Luckmann) (bahasa Indonesia: Tafsir Sosial atas Kenyataan Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan, LP3ES, Jakarta, 1990)
LKISSAH
LKISSAH

Forum Pecinta Ilmu Sosial dan Sejarah

No comments:

Post a Comment