July 15, 2016

Sedikit Artikulasi Tentang Manusia


Hidup adalah anugerah Tuhan yang tiada duanya, semuanya ada karena kehendak-Nya. Literatur kitab suci al-qur'an menyebutkan bahwa manusia adalah makhluk-Nya yang paling sempurna. Tuhan menciptakan manusia dengan banyak kelebihan, Dia-memilih manusia menjadi pemimpin di Bumi agar seraya mereka bisa mengatur serta mengelola apa yang di hidangkan Tuhan dihadapannya. Ada dua hal yang selalu di banggakan oleh manusia dihadapan sesamanya, makhluk selain manusia, bahkan dihadapan yang menciptakannya.

Hal itu adalah akal dan nurani, karena keduanyalah manusia hidup berbeda dengan makhluk lainnya, ia menciptakan banyak simbol dan alat untuk menyambung hidupnya, dan semua itu kemudian disebut dengan peradaban. Manusia yang mempunyai tabiat terus bergerak menghindari kesengsaraan selalu menemui banyak hal yang dianggap tidak tepat atau tidak sesuai dengan yang diinginkannya, semua itu disebut dengan masalah. Semakin banyak permasalahan yang ditemuinya maka ia selalu berusaha mencari jalan untuk keluar. Sejak zaman Adam sampai abad 21 ini manusia bisa bertahan di muka bumi, sejak zaman itu pula manusia menimbulkan masalah dan kemudian ia menyelesaikannya, dan begitu seterusnya. Sepanjang perjalanan kehidupan manusia, literatur yang ditulis dari zaman ke zaman serta diwariskan dengan sengaja atau tidak, mencatat bahwa manusia hidup karena masalah, manusia bisa hidup karena kesulitan, dan manusia menyelesaikan kesulitan itu dengan cara yang dibuatnya.

Maksud dari manusia hidup dari kesulitan ialah setiap gerak-gerik manusia, setiap perpindahan posisi yang dilakukannya sebab karena posisi sebelumnya dianggap sudah tidak bagus lagi. Dalam ilmu budaya ada teori yang mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang terlempar ke alam sehingga perlu baginya untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi diluar perkiraannya. Manusia sebagai makhluk sering Kali memberikan definisi atau batasan arti tentang dirinya sendiri, seperti Zoon Politician, dan Homo Sapiens, manusia mencatat sejarahnya sendiri untuk kebutuhannya juga, dan pada intinya manusia selalu membuat suatu hal untuk kehidupannya sendiri. Penjabaran hal terkecil  tentang manusia tersebut timbul pula karena sebuah kebutuhan dimana pada dasarnya manusia secara keseluruhan haruslah bisa memenuhi kebutuhannya, maka nanti akan kita ketahui sebuah sistematika hidup yang terlihat sederhana namun rumit yang dinamakan dengan hak dan kewajiban. Tiga susunan kata ini bisa dipahami dengan mudah, sesuai dengan rumusan kamus besar bahasa Indonesia konteks hak disini berarti, milik atau kepunyaan, secara terminologi adalah sesuatu yang pantas didapatkan.

Sedangkan kewajiban adalah keharusan atau kemestian. Dua kata inti inilah yang sudah menjadi paradigma yang kuat dalam kehidupan manusia yang berkelompok. Karena keparadigmatisannya inilah semestinya semua manusia memahami makna yang terkandung didalamnya. Mengapa semua manusia mesti paham dengan makna hak dan kewajiban? Karena dengan memahami maknanya akan terjadi suatu hubungan simbiosis mutualisme antar sesama manusia, hubungan saling menguntungkan dalam taraf tertentu. Ketidak tahuan dan ketidak pahaman akan makna dua kata tadi maka akan terjadi sebuah hubungan yang tak sesuai menurut masing-masing manusia itu sendiri. Bagaimanakah cara untuk memahami kedua kata tersebut?  untuk memahami kedua kata tersebut pada taraf yang wajar menurut konteks masyarakat secara umum adalah dengan membagi dua golongan perbuatan berdasarkan sistem yang benar dan dipakai pada setiap kelompok hidup tertentu.

Namun pertanyaan lebih lanjut timbul, setelah kita memahami kedua kata tersebut, dan menjalankannya timbul sebuah masalah yaitu, ketidak mampuan menjalankan kewajiban dan tidak mendapat hak yang di idamkan. Maka jawaban yang dapat mendekati hal itu adalah, ada kesalahan dalam sistem pengoperasiannya. Maka dari itu sesungguhnya manusia terus mencari cara menyelasaikan masalah dari hidupnya, dan sebuah kemerdekaan diri perlu ada dalam diri setiap manusia. Selayaknya untuk mencapai kesejahteraan kita harus terus berinovasi, dan kreasi dengan baik dan benar menurut pedoman berkehidupan yang dipakai pada setiap kelompok hidup, dan tidak serta merta membenturkan perbedaan-perbedaan yang dapat menimbulkan chaos

LKISSAH
LKISSAH

Forum Pecinta Ilmu Sosial dan Sejarah

No comments:

Post a Comment