Mungkin tulisan ini salah satu tulisan
yang paling tidak berguna di dunia. Bayangkan saja, (walaupun tanpa
membayangkan kamu juga tau sih) dari sekian banyak tokoh terkenal hingga
terbaik yang ada di dunia ini saya memilih Tri Raharjo untuk menjadi objek
tulisan. Aduh, ga guna banget kan? Tetapi, karena saya sudah lama tidak
menulis tentang kita (kolom about us) jadi gapapa lah.
Jo adalah orang paling aneh di
LKISSAH. Walaupun posisi tersebut sudah tergantikan oleh Fachri yang menempati
posisi kedua pada tulisan saya sebelumnya. Sejak saya menulis tentang tujuh
orang teraneh di LKISSAH telah banyak perubahan yang terjadi dalam diri Tarjo.
Meskipun begitu, stigma jelek dan aneh tentang dirinya tetap melekat dalam dirinya.
Aduh, kasian banget ya? Padahal udah berubah. Bukan berarti saya ingin membela Jo,
tetapi alangkah baiknya jika kita melihat seseorang dari sisi yang berbeda.
Berikut lima hal yang
tidak kamu ketahui tentang Jo.
1. Pernah keliling Indonesia
Siapa sangka kalau ternyata orang
seperti Jo pernah keliling Indonesia. Tapi, memang seperti itu kenyataannya.
Dia pernah menjelajahi pulau Sumatera. Dimulai dari Sumatera Utara hingga ke Lampung,
tanah kelahirannya sendiri. Tidak hanya itu, dia juga pernah menapakkan kakinya
ke tanah Borneo, Celebes, negri
Mutiara Hitam dan Jawa tentunya.
Ko bisa? Bisalah. Dia mendapatkan
keberuntungan tersebut dari keaktifannya di Pramuka. Mungkin karena sudah
menjadi sifatnya yang konsisten di dunia organisasi sehingga Pramuka tempat dia
aktif memilihnya untuk keliling Indonesia. Entah sebagai apa, yang pasti Jo
sudah melebihi seluruh anggota LKISSAH dan mungkin mahasiswa SKI sekalipun
dalam hal injakmengijak tanah.
2. Hampir diangkat menjadi
koordinator IKAHIMSI wilayah I
Pada Juli tahun 2016 HMJ SKI UIN Jakarta
diundang ke Rangkas Bitung untuk menghadiri musyawarah wilayah (muswil) IKAHIMSI
wilayah I yang terdiri dari Banten, Jakarta dan Jawa Barat. Dalam acara ini
terdapat beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya, yang merupakan bagian paling
penting yaitu musyawarah (sidang) yang
pada puncaknya pemilihan koordinator baru periode 2016-2018.
Mungkin karena sudah terbiasa pada
sidang-sidang di HMI Ciputat yang "keras", tanpa ada perasaan takut
kami benar-benar mendominasi alur sidang. Betapa tidak, posisi saya yang
menjadi presidium I semakin memudahkan Jo untuk mendominasi sidang.
Karena kemampuannya berbicara dan
sedikit dipoles dengan pengtahuan sejarahnya, forum sepakat memilih Jo untuk
menjadi koordinator IKAHIMSI wilayah I. Akan tetapi, atas pertimbangan yang
sudah kami putuskan di awal, jabatan tersebut ditolak. Momen tersebut adalah
salah satu hal yang paling bijaksana yang pernah saya lihat yang keluar dari
sosok Tri Raharjo.
3. Anak parkour
Parkour adalah sebuah olahraga lari
bebas dengan sebuah rintangan. Rintangan bisa saja berupa tembok, pohon, gedung
dan tempat yang memacu adrenalin lainnya. Olahraga ini mulai terkenal dari negeri
pashion. Kemudian diikuti oleh banyak negara di seluruh penjuru dunia.
Di antara negara-negara yang
mengikuti olahraga ini adalah Indonesia. Biasanya olahraga ini terdiri dari
komunitas-komunitas anak muda yang menyukai tantangan dan memacu adrenalin.
Salah satu di antaranya adalah manusia berkepala Jo ini. Dia mengikuti
komunitas parkour yang berada di Lampung. Dengan langkahnya yang besar dan
tubuh yang seperti lidi, mungkin sudah banyak gedung-gedung atau tembok Lampung
yang sudah dilalui oleh manusia berkepala Jo ini.
4. Pernah aktif di dunia
pesantren
Ini adalah rahasia yang sangat langka
untuk ditemukan. Saya saja yang menulis artikel ini harus puasa satu bulan
penuh dulu untuk membongkarnya. Karena dengan terbongkarnya rahasia ini, secara
tidak langsung akan lebih merusak imej seorang Jo yang sudah dibangun, yaitu
menjadi anak yang tidak tahu agama.
Ceritanya gini. Di dekat rumah
Jo, di Lampung terdapat sebuah pondok pesantren kecil yang menerima anak-anak
kampung sekitar untuk belajar maupun hanya sekadar nangkring. Jo yang terkesan
bandel ternyata betah untuk sekadar duduk dan dikit-dikit ikut belajar bersama
para santri. Bahkan, berdasarkan investigasi saya selama satu bulan penuh
(diiringi dengan puasa) Jo juga selalu ikut dalam setiap acara yang dibuat
pondok. Tapi sayang, keaktifannya di dunia pondok ternyata tidak berpengaruh
lebih atas kehidupannya sehari-hari. Bahkan untuk shalat saja harus nunggu
bulan puasa dulu. Aduh, Njoooo Jo. Gitu banget hidup mu.
5. Pernah menjadi ketua Remaja
Masjid (Remis)
Mungkin ini adalah rahasia terbesar
dan tersembunyi yang tidak diketahui oleh banyak orang. Bayangkan saja, untuk
mengetahui rahasia ini saya harus rela mengabdikan diri saya kepada orang lain
selama satu tahun alias dua semester. Mungkin saking rahasianya kali ya.
Akan tetapi pengorbanan saya
sebanding dengan informasi yang didapat. Menjadi ketua Remis adalah hal yang
paling tidak mungkin akan pernah terbayang dibenak saudara saudari sekalian. Namun
seperti itulah kenyataannya. Karena dianggap mempunyai kemampuan manajemen
organisasi yang baik dibanding teman-temannya yang lain di daerahnya, yaitu Lampung.
Atas dasar pertimbangan tersebut diangkatlah manusia tak taat agama ini
menjadi ketua Remaja Masjid di Lampung.
Aduh Lampuuuung Lampuuuuung, emang
gak ada orang lain lagi sehingga manusia berkepala Jo ini bisa jadi ketua
Remis. Tidak terbayang seperti jadinya jika seluruh Remis dipimpin oleh ketua
seperti Jo ini.
Itulah lima hal yang tidak kamu
ketahui tentang Jo. Jadi jangan sembarang melihat orang. Ternyata orang seperti
Jo juga memiliki sisi hebat yang banyak orang tidak tahu. Oh iya, terkait ritual
puasa itu adalah puasa bulan Ramadhan dan pengabdian yang dimaksud adalah
menjadi ketua HMJ SKI selama satu tahun alias dua semester. Keduanya itu tidak
ada sangkut pautnya dengan rahasia Jo.

No comments:
Post a Comment