January 05, 2017

Lima hal yang tidak kamu ketahui tentang Jo





Mungkin tulisan ini salah satu tulisan yang paling tidak berguna di dunia. Bayangkan saja, (walaupun tanpa membayangkan kamu juga tau sih) dari sekian banyak tokoh terkenal hingga terbaik yang ada di dunia ini saya memilih Tri Raharjo untuk menjadi objek tulisan. Aduh, ga guna banget kan? Tetapi, karena saya sudah lama tidak menulis tentang kita (kolom about us) jadi gapapa lah.
Jo adalah orang paling aneh di LKISSAH. Walaupun posisi tersebut sudah tergantikan oleh Fachri yang menempati posisi kedua pada tulisan saya sebelumnya. Sejak saya menulis tentang tujuh orang teraneh di LKISSAH telah banyak perubahan yang terjadi dalam diri Tarjo. Meskipun begitu, stigma jelek dan aneh tentang dirinya tetap melekat dalam dirinya. Aduh, kasian banget ya? Padahal udah  berubah. Bukan berarti saya ingin membela Jo, tetapi alangkah baiknya jika kita melihat seseorang dari sisi yang berbeda.
Berikut lima hal yang tidak kamu ketahui tentang Jo.
1.      Pernah keliling Indonesia
Siapa sangka kalau ternyata orang seperti Jo pernah keliling Indonesia. Tapi, memang seperti itu kenyataannya. Dia pernah menjelajahi pulau Sumatera. Dimulai dari Sumatera Utara hingga ke Lampung, tanah kelahirannya sendiri. Tidak hanya itu, dia juga pernah menapakkan kakinya ke tanah Borneo, Celebes,  negri Mutiara Hitam dan Jawa tentunya.
Ko bisa? Bisalah. Dia mendapatkan keberuntungan tersebut dari keaktifannya di Pramuka. Mungkin karena sudah menjadi sifatnya yang konsisten di dunia organisasi sehingga Pramuka tempat dia aktif memilihnya untuk keliling Indonesia. Entah sebagai apa, yang pasti Jo sudah melebihi seluruh anggota LKISSAH dan mungkin mahasiswa SKI sekalipun dalam hal injakmengijak tanah.
2.      Hampir diangkat menjadi koordinator IKAHIMSI wilayah I
Pada Juli tahun 2016 HMJ SKI UIN Jakarta diundang ke Rangkas Bitung untuk menghadiri musyawarah wilayah (muswil) IKAHIMSI wilayah I yang terdiri dari Banten, Jakarta dan Jawa Barat. Dalam acara ini terdapat beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya, yang merupakan bagian paling penting yaitu musyawarah (sidang)  yang pada puncaknya pemilihan koordinator baru periode 2016-2018.
Mungkin karena sudah terbiasa pada sidang-sidang di HMI Ciputat yang "keras", tanpa ada perasaan takut kami benar-benar mendominasi alur sidang. Betapa tidak, posisi saya yang menjadi presidium I semakin memudahkan Jo untuk mendominasi sidang.
Karena kemampuannya berbicara dan sedikit dipoles dengan pengtahuan sejarahnya, forum sepakat memilih Jo untuk menjadi koordinator IKAHIMSI wilayah I. Akan tetapi, atas pertimbangan yang sudah kami putuskan di awal, jabatan tersebut ditolak. Momen tersebut adalah salah satu hal yang paling bijaksana yang pernah saya lihat yang keluar dari sosok Tri Raharjo.
3.      Anak parkour
Parkour adalah sebuah olahraga lari bebas dengan sebuah rintangan. Rintangan bisa saja berupa tembok, pohon, gedung dan tempat yang memacu adrenalin lainnya. Olahraga ini mulai terkenal dari negeri pashion. Kemudian diikuti oleh banyak negara di seluruh penjuru dunia.
Di antara negara-negara yang mengikuti olahraga ini adalah Indonesia. Biasanya olahraga ini terdiri dari komunitas-komunitas anak muda yang menyukai tantangan dan memacu adrenalin. Salah satu di antaranya adalah manusia berkepala Jo ini. Dia mengikuti komunitas parkour yang berada di Lampung. Dengan langkahnya yang besar dan tubuh yang seperti lidi, mungkin sudah banyak gedung-gedung atau tembok Lampung yang sudah dilalui oleh manusia berkepala Jo ini.
4.      Pernah aktif di dunia pesantren
Ini adalah rahasia yang sangat langka untuk ditemukan. Saya saja yang menulis artikel ini harus puasa satu bulan penuh dulu untuk membongkarnya. Karena dengan terbongkarnya rahasia ini, secara tidak langsung akan lebih merusak imej seorang Jo yang sudah dibangun, yaitu menjadi anak yang tidak tahu agama.
Ceritanya gini. Di dekat rumah Jo, di Lampung terdapat sebuah pondok pesantren kecil yang menerima anak-anak kampung sekitar untuk belajar maupun hanya sekadar nangkring. Jo yang terkesan bandel ternyata betah untuk sekadar duduk dan dikit-dikit ikut belajar bersama para santri. Bahkan, berdasarkan investigasi saya selama satu bulan penuh (diiringi dengan puasa) Jo juga selalu ikut dalam setiap acara yang dibuat pondok. Tapi sayang, keaktifannya di dunia pondok ternyata tidak berpengaruh lebih atas kehidupannya sehari-hari. Bahkan untuk shalat saja harus nunggu bulan puasa dulu. Aduh, Njoooo Jo. Gitu banget hidup mu.
5.      Pernah menjadi ketua Remaja Masjid (Remis)
Mungkin ini adalah rahasia terbesar dan tersembunyi yang tidak diketahui oleh banyak orang. Bayangkan saja, untuk mengetahui rahasia ini saya harus rela mengabdikan diri saya kepada orang lain selama satu tahun alias dua semester. Mungkin saking rahasianya kali ya.
Akan tetapi pengorbanan saya sebanding dengan informasi yang didapat. Menjadi ketua Remis adalah hal yang paling tidak mungkin akan pernah terbayang dibenak saudara saudari sekalian. Namun seperti itulah kenyataannya. Karena dianggap mempunyai kemampuan manajemen organisasi yang baik dibanding teman-temannya yang lain di daerahnya, yaitu Lampung. Atas dasar pertimbangan tersebut diangkatlah manusia tak taat agama ini menjadi ketua Remaja Masjid di Lampung.
Aduh Lampuuuung Lampuuuuung, emang gak ada orang lain lagi sehingga manusia berkepala Jo ini bisa jadi ketua Remis. Tidak terbayang seperti jadinya jika seluruh Remis dipimpin oleh ketua seperti Jo ini.
Itulah lima hal yang tidak kamu ketahui tentang Jo. Jadi jangan sembarang melihat orang. Ternyata orang seperti Jo juga memiliki sisi hebat yang banyak orang tidak tahu. Oh iya, terkait ritual puasa itu adalah puasa bulan Ramadhan dan pengabdian yang dimaksud adalah menjadi ketua HMJ SKI selama satu tahun alias dua semester. Keduanya itu tidak ada sangkut pautnya dengan rahasia Jo.

LKISSAH
LKISSAH

Forum Pecinta Ilmu Sosial dan Sejarah

No comments:

Post a Comment